Panduan Menata Desain Interior Rumah Minimalis
Saat
ini tidak sedikit pengembang yang menawarkan rumah minimalis bertipe
kecil. Bila Anda tertarik menghuninya, sesuaikan pula penataan
interiornya. Rumah mungil bila penataan interiornya menarik dan
berkonsep akan terasa nyaman di huni dan nampak lega. A simple and
clean look, demikian kunci untuk desain modern minimalis.
Find Out More
Ada yang menganggap wilayah bisnis hanya milik orang yang berbakat
dagang. Sebenarnya formula kuno ini tidak sepenuhnya benar. Menurut
Salim Kartono, CEO DRTV, pada hakikatnya sejak lahir manusia dituntut
berjuang. Usaha dan perjuangan tidak jauh dari jalur bisnis. Siapapun
Anda berhak memilih kesuksesan lewat bidang apapun, termasuk bidang
bisnis.
Bagi kebanyakan orang China berprofesi sebagai pebisnis adalah pilihan
yang utama. Mengapa demikian? Sejak ribuan tahun yang lalu dalam
sejarah China, Shang atau pedagang telah menjadi pilihan yang pertama
setelah pelajar, buruh, dan petani. Mereka meyakini bisnis adalah
perjuangan hidup yang penuh makna. Maka untuk itulah orang China
dituntut untuk memiliki keuletan, kemauan, dan fokus berdisiplin dalam
bekerja. Inilah rahasia kesuksesan orang China memilih bisnis sebagai
"panglima."
Bagaimana untuk cara berbisnis? Berani memulai dan segera beraksi,
inilah formula esensial para pebisnis ataupun motivator. Di belahan
dunia bisnis rumus itu menjadi rumus yang universal. Tak terkecuali
oleh Salim Kartono, yang berpengalaman di bidang bisnis lebih dari 25
tahun. Dalam buku keempatnya Daring to Begin
yang baru saja diterbitkan TransMedia Pustaka, Salim Kartono berbagi
rahasia berbisnis sukses dan bagaimana mencintai serta membangun naluri
berbisnis.
Dalam buku berpengantar Andrie Wongso ini, Salim Kartono menguraikan
beraneka hal memulai dari makna bisnis hingga merawat bisnis yang
berkesinambungan. Buku ini sarat dengan ajaran filosofi China. Hampir
disetiap lembaran buku ini kita bisa temui tulisan China Salim Kartono
juga menggabungkan beberapa pemikiran Barat soal bisnis. Maka buku yang
berslogan "Berani Memulai, Berani Sukses" coba mempertemukan pemikiran
Timur dan Barat dalam hal bisnis. Terutama soal penguasaan wawasan
teknologi dan kearifan Timur.
Lalu dimanakah pedoman keberhasilan berbisnis? Kunci kesuksesan bisnis
terletak pada kepemimpinan yang berkualitas. Kepemimpinan yang sukses
adalah keunggulan merek perusahaan. Demikian tulis Salim Kartono
terkait erat antara kepeminpinan dan kesuksesan (hlm 39).
Kata kunci lainnya itu mencari peluang dan menerapkan sesuai wawasan
pemetaan masalah yang ada. Kepekaan, kecepatan, dan kebijaksaan,
menjadi faktor penentu meraih kesempatan untuk berbisnis.
Sampai saat ini Salim Kartono memiliki 700 karyawan. Ia memulainya
usahanya dengan dibantu sepuluh karyawan. Pebisnis andal ini bergelut
dengan dunia yang sarat risiko dan memacu adrenalin. Ia pun mengalami
jatuh dan sakitnya dalam berbisnis. "No Pain, No Gain" menjadi istilah
mutlak dalam menggapai kesuksesan.
Benar, kalau ingin beradu nyali, area bisnis bisa dijadikan lahan untuk
menjajal tingkat keberanian orang. Hanya ada dua pilihan gagal atau
sukses. Formula keberanian pun menjadi kunci utama dalam buku Daring to
Begin. Dalam buku ini juga dipaparkan hubungan makna kehidupan dengan
bisnis, strategi, perencanaan, dan cara menjaga usaha agar tetap
berkesinambungan.
Dalam buku ini Salim juga mengutarakan modal bisnis bukanlah uang
tetapi Keberanian, Kerja Keras, Kreativitas, Kepemimpinan, dan
Integritas. Nah, konsep harmonisasi atau keseimbangan hidup (Yin Yang)
bisa menjadi dasar yang diturunkan di wilayah bisnis. Yang tak kalah
penting kejujuran menjadi bagian yang erat terkait dengan etika bisnis.
Jadi, berani memilih profesi bisnis sebagai "panglima"? Simak pula
bijaksana dalam berbisnis dalam Daring to Begin.
Berbekal gelar D3 Teknik Sipil Universitas Katholik Parahyangan Bandung, Yusep Arif R. Kamaludin kemudian melanjutkan jenjang pendidikannya ke program S1 Teknik Arsitektur ITENAS. Kecintaan dan kemahirannya dalam dunia rancang bangun tidak lantas berhenti pada tataran pendidikan saja. Ia pun menuangkan segala ide dan kreativitasnya melalui bangunan-bangunan gedung ataupun rumah yang telah dibuatnya.
Salim Kartono mengawali karier sebagai salesman di sebuah perusahaan elektronik di Medan. Pada 1976, Salim Kartono hijrah ke Jakarta. Ia bekerja sebagai Assistant Marketing Manager di Telesonic Group, kemudian diteruskan di PT Wijaya Indonesia Plastic Industry sebagai direktur. Pada 1983, langkah emasnya dimulai.