|
Written by Administrator
|
|
Thursday, 31 July 2008 |
Salim Kartono mengawali karier sebagai salesman di sebuah perusahaan elektronik di Medan. Pada 1976, Salim Kartono hijrah ke Jakarta. Ia bekerja sebagai
Assistant Marketing Manager di Telesonic Group, kemudian diteruskan di
PT Wijaya Indonesia Plastic Industry sebagai direktur. Pada 1983,
langkah emasnya dimulai. Bersama beberapa teman, ia berkongsi
mendirikan PT Panji Metal Perkasa, sebuah perusahaan direct selling
yang memegang merek produk home appliances seperti Imarflex, Narumi
Cookware, Demeyere Stainless Streelware, dan produk alat kecantikan
merek Medo.
Pada 1995, terbimbing sense of business yang kuat, Salim Kartono
berhasil memperluas bisnisnya ke Direct Responses TV. Saat itu dikenal
dengan TV Media, sebagai satu-satunya pionir yang memperkenalkan konsep
infomercial yang fokus menjual produk-produk kreatif dan inovatif
melalui call center. Ekspansi selanjutnya ke wilayah retail dengan nama
INNOVATION STORE (dulu TV media) yang sampai saat ini berjumlah 60
retail outlet tersebar di seluruh Indonesia. Usaha ini ditopang dengan
call center yang kemudian berkembang menjadi Fastworld Virtual Store
dengan 200 telemarketer yang siap memberikan layanan tercepat dan
terbaik pada langganan.
Dengan pengalamannya 25 tahun menggeluti bisnis ritel produk inovatif,
Salim Kartono telah berbagi dengan masyarakat Indonesia dengan
menerbitkan beberapa buku: CE Balance The Road to Seko Bonsai (2005),
5ive Action to Drive Changeon Demand (2006), 5 Jurus Sukses Berbisnis
Retail di Modern Market (2007), Daring to Begin (2008).
Pebisnis yang menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) dari DRTV
Group, kini memiliki 700 karyawan. DRTV sebuah holding company yang
membawahi beberapa anak perusahaan yang bergerak di berbagai bidang.
|
|
Last Updated ( Thursday, 18 September 2008 )
|
|
Strategi dan Kiat Sukses
 Judul : Awas! Jangan Sampai Modar di Pasar Modal Penulis : Budi Purnomo & Maxi A. Perajaka Ukuran : 11,5 x 19 cm Tebal : 124 halaman Kategori : Nonfiksi—bisnis Harga : Rp23.000,- Sinopsis: Inilah asyiknya bermain saham: cukup telepon atau browsing di internet, menunggu santai di rumah, dan keuntungan pun akan datang dengan sendirinya. Walaupun begitu, berinvestasi dalam bentuk saham—seperti jenis investasi lainnya—tak luput dari risiko. selengkapnya
|

|
|
Profil Penulis
Berbekal gelar D3 Teknik Sipil Universitas Katholik Parahyangan Bandung, Yusep Arif R. Kamaludin kemudian melanjutkan jenjang pendidikannya ke program S1 Teknik Arsitektur ITENAS. Kecintaan dan kemahirannya dalam dunia rancang bangun tidak lantas berhenti pada tataran pendidikan saja. Ia pun menuangkan segala ide dan kreativitasnya melalui bangunan-bangunan gedung ataupun rumah yang telah dibuatnya.
|
|
Read more...
|
Salim Kartono mengawali karier sebagai salesman di sebuah perusahaan elektronik di Medan. Pada 1976, Salim Kartono hijrah ke Jakarta. Ia bekerja sebagai Assistant Marketing Manager di Telesonic Group, kemudian diteruskan di PT Wijaya Indonesia Plastic Industry sebagai direktur. Pada 1983, langkah emasnya dimulai.
|
|
Read more...
|
|