|
Bengkel Penulisan Guru di Malang |
|
|
|
|
Written by Newsroom
|
|
Wednesday, 18 June 2008 |
Ada
temuan menarik diakhir acara bengkel penulisan untuk guru di Malang
yang diselenggarakan Sabtu, 14 Juni 2008. Ternyata bagi sebagian besar
guru, soal menulis bukanlah hal yang sulit. Namun, untuk menembus
penerbitan inilah yang susah. Banyak guru yang biasa menulis tapi belum
paham soal dunia penerbitan serta cara "meraba" buku-buku yang diminati
penerbit.
Kiranya sekitar 100 orang guru (SD hingga SMA) hadir dalam Bengkel
Penulisan untuk Guru. Acara tersebut digelar di Aula IKIP Budi Utomo,
Malang. Proyek bengkel penulisan untuk guru ini diketuai Windy
Ariestanty (pemimpin redaksi GagasMedia dan kepala produksi GagasMedia
dan Bukune). Acara yang tergelar dari pagi hingga sore hari ini,
bertema Penerbit Mencari Guru Penulis, sebuah bengkel penulisan bagi
guru. Acara ini adalah hasil kerjasama antara kelompok Agromedia, Koran
Pendidikan, dan IKIP Budi Utomo, Malang.
Materi yang disuguhkan dalam bengkel penulisan ada beragam tema. Lukito
Adi, manager Produksi Agromedia memberikan dasar-dasar penulisan.Windy
Ariestanty dengan gaya enerjiknya memaparkan strategi dan gaya
penulisan. Cara menggali ide atau gagasan diberikan Fuad Izzudin,
manager produksi TransMedia Pustaka, dengan penuh humor. Dan tak kalah
menarik, Dipo Tanudi membagi tip dan trik cara menembus penerbitan.
Hadir pula Hikmat Kurnia, direktur Agromedia yang turut mengisi dan
menjawab pertanyaan dari peserta workshop di kota apel itu. Workshop
penulisan ini bak gayung bersambut, sebab para guru cukup antusias dan
terinspirasi.
Maka upaya membudayakan tradisi menulis di antara para guru memang
perlu digalakkan terus hingga ke seluruh wilayah Indonesia. Semoga.
|
|
Last Updated ( Wednesday, 18 June 2008 )
|
|
Strategi dan Kiat Sukses
 Judul : Awas! Jangan Sampai Modar di Pasar Modal Penulis : Budi Purnomo & Maxi A. Perajaka Ukuran : 11,5 x 19 cm Tebal : 124 halaman Kategori : Nonfiksi—bisnis Harga : Rp23.000,- Sinopsis: Inilah asyiknya bermain saham: cukup telepon atau browsing di internet, menunggu santai di rumah, dan keuntungan pun akan datang dengan sendirinya. Walaupun begitu, berinvestasi dalam bentuk saham—seperti jenis investasi lainnya—tak luput dari risiko. selengkapnya
|

|
|
Profil Penulis
Salim Kartono mengawali karier sebagai salesman di sebuah perusahaan elektronik di Medan. Pada 1976, Salim Kartono hijrah ke Jakarta. Ia bekerja sebagai Assistant Marketing Manager di Telesonic Group, kemudian diteruskan di PT Wijaya Indonesia Plastic Industry sebagai direktur. Pada 1983, langkah emasnya dimulai.
|
|
Read more...
|
Benny G. Setiono, dilahirkan di Desa Ceracas, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan Jawa Barat pada 31 Oktober 1943. Pada 1947, rumahnya dibakar oleh gerombolan yang menamakan diri sebagai laskar rakyat dan kakeknya menjadi korban pembunuhan laskar Hisbullah. |
|
Read more...
|
|