|
Written by Newsroom
|
|
Friday, 30 May 2008 |
Michael R. Legault adalah columnis Washington Times, editor di The
National Post, dan pemenang penghargaan penulis di Toronto. Ia mendapat
gelar B.S (Biology/chemistry) dari Universitas Miami. Ia telah menulis
beragam tema dari bisnis, budaya, teknologi, dan sain untuk koran dan
majalah seperti The Toronto Star, The Globe and Mail, The Financial
Post, Masthead, The Detroit News, dan publikasi-publikasi lainnya.
LeGault juga menjadi konsultan untuk korporasi besar dalam bisnis dan
industri. Di 2002, Legault menerima penghargaan Canadian Business Press
untuk kolom feature terbaik.
Bukunya
Think!-Why Crucial Decisions Can't Be Made in the Blink of an Eye,
diterbitkan pada Januari 2006. Untuk merespon antusias media pada buku
ini, Legault telah diinterview lebih dari 60 televisi dan radio,
termasuk wawancara dengan CNN, ABC, dan Fox Networks.
Saat ini Legault adalah seorang konsultan independent, penulis, dan kolumnis.
|
|
Last Updated ( Friday, 30 May 2008 )
|
|
Strategi dan Kiat Sukses
 Judul : Awas! Jangan Sampai Modar di Pasar Modal Penulis : Budi Purnomo & Maxi A. Perajaka Ukuran : 11,5 x 19 cm Tebal : 124 halaman Kategori : Nonfiksi—bisnis Harga : Rp23.000,- Sinopsis: Inilah asyiknya bermain saham: cukup telepon atau browsing di internet, menunggu santai di rumah, dan keuntungan pun akan datang dengan sendirinya. Walaupun begitu, berinvestasi dalam bentuk saham—seperti jenis investasi lainnya—tak luput dari risiko. selengkapnya
|

|
|
Profil Penulis
Salim Kartono mengawali karier sebagai salesman di sebuah perusahaan elektronik di Medan. Pada 1976, Salim Kartono hijrah ke Jakarta. Ia bekerja sebagai Assistant Marketing Manager di Telesonic Group, kemudian diteruskan di PT Wijaya Indonesia Plastic Industry sebagai direktur. Pada 1983, langkah emasnya dimulai.
|
|
Read more...
|
Benny G. Setiono, dilahirkan di Desa Ceracas, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan Jawa Barat pada 31 Oktober 1943. Pada 1947, rumahnya dibakar oleh gerombolan yang menamakan diri sebagai laskar rakyat dan kakeknya menjadi korban pembunuhan laskar Hisbullah. |
|
Read more...
|
|