|
Review
|
Konsultasi Dunia Bisnis di Pesta Buku Jakarta |
|
|
|
Monday, 30 June 2008 |
Dunia wirausaha memang milik orang pemberani. Alias berani mengambil resiko. Keberanian muncul dari adanya ‘peluang ‘ dan ide-ide kreatif. Juga muncul dari keinginan untuk mewujudkan ide dan peluang tersebut dalam wujud yang nyata. Keberanian juga bisa muncul dari pengalaman dan pengetahuan yang luas dalam hal bisnis.
|
|
Read more...
|
|
|
Menghilangkan Lemak, Bukan Menghilangkan Berat Badan |
|
|
|
Sunday, 29 June 2008 |
Siapa pun, terutama wanita, tentu menginginkan bentuk tubuh yang ideal. Ya, itulah ungkapan pertama yang diucapkan Dr. Phaidon dalam talkshow bukunya yang berjudul Fat Loss not Weight Loss di Panggung Utama Pesta Buku Jakarta 2008. |
|
Read more...
|
|
|
Mari Kembali ke Pesta Buku Jakarta |
|
|
|
Sunday, 29 June 2008 |
Minggu, 28 Juni 2008 Inilah perayaan besar tiap tahunan yang diikuti puluhan penerbit buku di Jakarta Book Fair. Pesta Buku Jakarta kali ini digelar mulai 28 Juni hingga 6 Juli 2008. Ada beraneka ragam event, dari bedah buku, klinik buku, temu penulis, perang diskon, buku murah, lomba mewarnai, buku bekas, hingga buku-buku eksklutif bernilai jutaan rupiah tersaji di lantai Istora Senayan Jakarta.
|
|
Read more...
|
|
| << Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
| | Results 10 - 12 of 84 |
|
Strategi dan Kiat Sukses
 Judul : Awas! Jangan Sampai Modar di Pasar Modal Penulis : Budi Purnomo & Maxi A. Perajaka Ukuran : 11,5 x 19 cm Tebal : 124 halaman Kategori : Nonfiksi—bisnis Harga : Rp23.000,- Sinopsis: Inilah asyiknya bermain saham: cukup telepon atau browsing di internet, menunggu santai di rumah, dan keuntungan pun akan datang dengan sendirinya. Walaupun begitu, berinvestasi dalam bentuk saham—seperti jenis investasi lainnya—tak luput dari risiko. selengkapnya
|

|
|
Profil Penulis
Berbekal gelar D3 Teknik Sipil Universitas Katholik Parahyangan Bandung, Yusep Arif R. Kamaludin kemudian melanjutkan jenjang pendidikannya ke program S1 Teknik Arsitektur ITENAS. Kecintaan dan kemahirannya dalam dunia rancang bangun tidak lantas berhenti pada tataran pendidikan saja. Ia pun menuangkan segala ide dan kreativitasnya melalui bangunan-bangunan gedung ataupun rumah yang telah dibuatnya.
|
|
Read more...
|
Salim Kartono mengawali karier sebagai salesman di sebuah perusahaan elektronik di Medan. Pada 1976, Salim Kartono hijrah ke Jakarta. Ia bekerja sebagai Assistant Marketing Manager di Telesonic Group, kemudian diteruskan di PT Wijaya Indonesia Plastic Industry sebagai direktur. Pada 1983, langkah emasnya dimulai.
|
|
Read more...
|
|