|
Review
|
Sebab Lidah Tidak Bisa Ditipu |
|
|
|
Tuesday, 09 September 2008 |
Dalam
hal santap-menyantap, masalah utama yang kerap kali menyerang adalah
soal kebosanan. Bosan dengan menu yang itu-itu saja. Bosan dengan
tempat dan suasana yang sama. Atau bosan dengan rasa aroma bumbu. Yang
pasti dalam hal rasa, lidah kita tidak bisa ditipu. Kalau sudah begini,
tentu kita tak bisa pasrah begitu saja. Nah, ide untuk coba memasak
sendiri dengan aneka menu tentu bisa jadi alternatif yang menarik.
|
|
Read more...
|
|
|
Memilih Kamus Bergambar untuk Anak |
|
|
|
Monday, 08 September 2008 |
Mengenalkan bahasa asing lewat paduan teks dan gambar adalah cara yang paling tepat untuk anak-anak. Biasanya orang tua akan memilih kamus bergambar sebagai pilihan utama untuk buah hatinya. Nah, sembari mendampingi anak-anak, orang tua bisa mengajak mereka belajar dalam suasana yang menyenangkan. Yang pasti memperkaya kosakata anak-anak sejak dini akan lebih awet teringat daripada saat dewasa.
|
|
Read more...
|
|
|
Agar Lebih Siap Membangun Rumah |
|
|
|
Monday, 11 August 2008 |
Rumah, bukan hanya tempat berteduh, ruang istirahat, ataupun tempat bercengkrama dengan keluarga. Lebih dari itu, rumah bisa dimaknai sebagai tempat kembali. Kembali dari segala aktivitas kehidupan. Maka, kenyamanan dan kedamaian sebuah pun menjadi harapan bagi setiap orang yang punya rumah ataupun yang sedang merencanakan membangun rumah.
|
|
Read more...
|
|
| << Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
| | Results 1 - 3 of 82 |
|
Strategi dan Kiat Sukses
 Judul : Awas! Jangan Sampai Modar di Pasar Modal Penulis : Budi Purnomo & Maxi A. Perajaka Ukuran : 11,5 x 19 cm Tebal : 124 halaman Kategori : Nonfiksi—bisnis Harga : Rp23.000,- Sinopsis: Inilah asyiknya bermain saham: cukup telepon atau browsing di internet, menunggu santai di rumah, dan keuntungan pun akan datang dengan sendirinya. Walaupun begitu, berinvestasi dalam bentuk saham—seperti jenis investasi lainnya—tak luput dari risiko. selengkapnya
|

|
|
Profil Penulis
Salim Kartono mengawali karier sebagai salesman di sebuah perusahaan elektronik di Medan. Pada 1976, Salim Kartono hijrah ke Jakarta. Ia bekerja sebagai Assistant Marketing Manager di Telesonic Group, kemudian diteruskan di PT Wijaya Indonesia Plastic Industry sebagai direktur. Pada 1983, langkah emasnya dimulai.
|
|
Read more...
|
Benny G. Setiono, dilahirkan di Desa Ceracas, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan Jawa Barat pada 31 Oktober 1943. Pada 1947, rumahnya dibakar oleh gerombolan yang menamakan diri sebagai laskar rakyat dan kakeknya menjadi korban pembunuhan laskar Hisbullah. |
|
Read more...
|
|