Price:
Rp33.500 (harga yang berlaku di Pulau Jawa)
Judul : Super Karier Penulis : Kristian Hardianto Tebal : 170 hlm Ukuran : 15 x 23 Cm ISBN : 979-799-063-X Harga : Rp 33.500
Sinopsis :
Kecerdasan emosi adalah syarat utama untuk mencapai karier di perusahaan. Jika ingin segera meraih superkarier, buku ini layak menjadi panduan. Kumpulan tulisan Kristian Hardianto ini adalah kristalisasi pengalamannya sehari-hari yang sudah disarikan. Selain mengajak untuk memahami paradigma berpikir yang disesuaikan dengan masa kini, buku ini jugamemaparkan step by step beragam cara yang harus dilakukan agar kita bisa menjadi karyawan berprestasi dan unggulan yang disukai oleh lingkungan. Superkarier wajib dibaca oleh setiap karyawan yang berhasrat mengejar superkarier!
Tip membeli buku : sebelum membeli buku, biasakan mencatat Judul, Pengarang, Penerbit, dan ingatlah sampulnya bagi Anda yang sudah menemukan review-nya baik di koran ataupun website. Lihatlah contoh buku yang telah terbuka plastiknya, dan simak daftar isi dan latar belakang penulisnya. Hal ini untuk memastikan Anda tidak membeli kucing dalam karung.
Strategi dan Kiat Sukses
Judul : Awas! Jangan Sampai Modar di Pasar Modal Penulis : Budi Purnomo & Maxi A. Perajaka Ukuran : 11,5 x 19 cm Tebal : 124 halaman Kategori : Nonfiksi—bisnis Harga : Rp23.000,-
Sinopsis: Inilah asyiknya bermain saham: cukup telepon atau browsing di internet, menunggu santai di rumah, dan keuntungan pun akan datang dengan sendirinya. Walaupun begitu, berinvestasi dalam bentuk saham—seperti jenis investasi lainnya—tak luput dari risiko.
Berbekal gelar D3 Teknik Sipil Universitas Katholik Parahyangan Bandung, Yusep Arif R. Kamaludin kemudian melanjutkan jenjang pendidikannya ke program S1 Teknik Arsitektur ITENAS. Kecintaan dan kemahirannya dalam dunia rancang bangun tidak lantas berhenti pada tataran pendidikan saja. Ia pun menuangkan segala ide dan kreativitasnya melalui bangunan-bangunan gedung ataupun rumah yang telah dibuatnya.
Salim Kartono mengawali karier sebagai salesman di sebuah perusahaan elektronik di Medan. Pada 1976, Salim Kartono hijrah ke Jakarta. Ia bekerja sebagai Assistant Marketing Manager di Telesonic Group, kemudian diteruskan di PT Wijaya Indonesia Plastic Industry sebagai direktur. Pada 1983, langkah emasnya dimulai.