Price:
Rp35.500 (harga yang berlaku di Pulau Jawa)
Judul : Meraup Untung dari Usaha Camilan Penyusun : Forwardo, Lucia P & Sari P Tebal : 148 hlm Ukuran : 17.5 x 24 Cm ISBN : 979-799-051-6 Harga : Rp 35.500
Sinopsis: Hanya dengan Rp500.000 Anda sudah bisa menjadi produsen atau distributor camilan.
Orang suka ngemil--ini adalah fakta. Menonton TV, belajar, bekerja, atau melakukan perjalanan akan terasa kurang kalau tak makan camilan. Oleh karena itu, camilan bisa menjadi peluang usaha yang sangat menguntungkan jika Anda pintar memilih produk dan cermat mengatur manajemen usahanya.
Buku ini adalah panduan tepat bagi Anda yang berniat memulai usaha camilan. Di dalamnya, akan dibahas tahapan-tahapan mudah mendirikan usaha camilan, di antaranya:
1. Alternatif pilihan usaha: produsen, distributor, agen atau toko, 2. Profil usaha pengusaha camilan sukses 3. Perhitungan modal usaha 4. Proses produksi aneka jenis camilan, an 5. Kiat-kiat jitu berbisnis camilan
Tip membeli buku : sebelum membeli buku, biasakan mencatat Judul, Pengarang, Penerbit, dan ingatlah sampulnya bagi Anda yang sudah menemukan review-nya baik di koran ataupun website. Lihatlah contoh buku yang telah terbuka plastiknya, dan simak daftar isi dan latar belakang penulisnya. Hal ini untuk memastikan Anda tidak membeli kucing dalam karung.
Buku Pintar Membangun Rumah
Penulis: Yusep Arif Kamaludin Jumlah halaman: vi + 148 hlm Ukuran: 17.5 x 24 cm Tahun terbit: 2008 Penerbit: Transmedia Pustaka ISBN: 979-799-067-2
Berbekal gelar D3 Teknik Sipil Universitas Katholik Parahyangan Bandung, Yusep Arif R. Kamaludin kemudian melanjutkan jenjang pendidikannya ke program S1 Teknik Arsitektur ITENAS. Kecintaan dan kemahirannya dalam dunia rancang bangun tidak lantas berhenti pada tataran pendidikan saja. Ia pun menuangkan segala ide dan kreativitasnya melalui bangunan-bangunan gedung ataupun rumah yang telah dibuatnya.
Salim Kartono mengawali karier sebagai salesman di sebuah perusahaan elektronik di Medan. Pada 1976, Salim Kartono hijrah ke Jakarta. Ia bekerja sebagai Assistant Marketing Manager di Telesonic Group, kemudian diteruskan di PT Wijaya Indonesia Plastic Industry sebagai direktur. Pada 1983, langkah emasnya dimulai.