Price:
Rp50.000 (harga yang berlaku di Pulau Jawa)
Judul: The Heart of Change
Penulis: John P. Kotter & Dan S. Cohen
Tebal : viii + 250 bw
Ukuran : 15 x 23 cm
ISBN: 979-006-042-4
Harga: Rp 50.000
Sinopsis Buku:
Inti dari buku ini adalah delapan langkah revolusioner. Berisi berbagai
kisah tentang para manajer yang melakukan perubahan terbaik di
perusahaannya. Dalam perubahan itu mereka tidak saja menggunakan
laporan dan hasil analisis, tetapi juga sarung tangan, kamera video,
pesawat, desain kantor, dan elemen-elemen nyata lainnya. Hal-hal
tersebut pada akhirnya mampu mendorong orang melakukan tindakan
positif. John P. Kotter dan Dan S. Cohen mengungkapkan bagaimana
sentuhan di hati dapat memotivasi orang sehingga mampu melewati
penghalang tinggi untuk menuju perubahan. Dan, tentu saja hasil yang
diperoleh sangat menakjubkan.
Untuk para individu dan perusahaan yang sedang berada dalam tingkat
perubahan, buku ringkas tanpa basa-basi ini akan menangkap inti
perubahan yang bisa terjadi dengan sukses.
Tip membeli buku : sebelum membeli buku, biasakan mencatat Judul, Pengarang, Penerbit, dan ingatlah sampulnya bagi Anda yang sudah menemukan review-nya baik di koran ataupun website. Lihatlah contoh buku yang telah terbuka plastiknya, dan simak daftar isi dan latar belakang penulisnya. Hal ini untuk memastikan Anda tidak membeli kucing dalam karung.
Strategi dan Kiat Sukses
Judul : Awas! Jangan Sampai Modar di Pasar Modal Penulis : Budi Purnomo & Maxi A. Perajaka Ukuran : 11,5 x 19 cm Tebal : 124 halaman Kategori : Nonfiksi—bisnis Harga : Rp23.000,-
Sinopsis: Inilah asyiknya bermain saham: cukup telepon atau browsing di internet, menunggu santai di rumah, dan keuntungan pun akan datang dengan sendirinya. Walaupun begitu, berinvestasi dalam bentuk saham—seperti jenis investasi lainnya—tak luput dari risiko.
Berbekal gelar D3 Teknik Sipil Universitas Katholik Parahyangan Bandung, Yusep Arif R. Kamaludin kemudian melanjutkan jenjang pendidikannya ke program S1 Teknik Arsitektur ITENAS. Kecintaan dan kemahirannya dalam dunia rancang bangun tidak lantas berhenti pada tataran pendidikan saja. Ia pun menuangkan segala ide dan kreativitasnya melalui bangunan-bangunan gedung ataupun rumah yang telah dibuatnya.
Salim Kartono mengawali karier sebagai salesman di sebuah perusahaan elektronik di Medan. Pada 1976, Salim Kartono hijrah ke Jakarta. Ia bekerja sebagai Assistant Marketing Manager di Telesonic Group, kemudian diteruskan di PT Wijaya Indonesia Plastic Industry sebagai direktur. Pada 1983, langkah emasnya dimulai.