Peluang Usaha Panduan Lengkap Mengeruk Rupiah Dari Bisnis Seafood
Panduan Lengkap Mengeruk Rupiah Dari Bisnis Seafood
Price:
Rp38.500 (harga yang berlaku di Pulau Jawa)
Judul Buku: Panduan Lengkap Mengeruk Rupiah Dari Bisnis Seafood Penyusun: Diyah Triwandhani Ukuran: vi + 134 hlm ; 17,5 x 24 cm ISBN: 979-799-048-6 Harga: Rp 38.500
Sinopsis: Usaha makanan adalah jenis bisnis yang tak pernah ada matinya. Salah satu primadona dari bisnis ini adalah usaha warung makan atau restoran seafood. Setiap orang menyukai seafood, dan cita rasanya yang khas menjadikan seafood makanan eksklusif. Hal inilah yang menyebabkan usaha seafood tidak pernah kehilangan pelanggan walaupun harganya di atas rata-rata makanan lain.
Saat berniat membuka usaha seafood, Anda harus sudah punya perhitungan usaha sehingga bisnis seafood Anda bisa berjalan baik. Dan, buku ini akan membantu Anda mewujudkannya. Segala hal yang berhubungan dengan bisnis seafood—pengelolaan modal, manajemen produksi, pemasaran, dan promosi—akan dibahas secara mendetail di sini. Buku ini juga dilengkapi profil usaha dari beberapa bisnis seafood yang sudah mempunyai nama dan sukses.
Tip membeli buku : sebelum membeli buku, biasakan mencatat Judul, Pengarang, Penerbit, dan ingatlah sampulnya bagi Anda yang sudah menemukan review-nya baik di koran ataupun website. Lihatlah contoh buku yang telah terbuka plastiknya, dan simak daftar isi dan latar belakang penulisnya. Hal ini untuk memastikan Anda tidak membeli kucing dalam karung.
Buku Pintar Membangun Rumah
Penulis: Yusep Arif Kamaludin Jumlah halaman: vi + 148 hlm Ukuran: 17.5 x 24 cm Tahun terbit: 2008 Penerbit: Transmedia Pustaka ISBN: 979-799-067-2
Berbekal gelar D3 Teknik Sipil Universitas Katholik Parahyangan Bandung, Yusep Arif R. Kamaludin kemudian melanjutkan jenjang pendidikannya ke program S1 Teknik Arsitektur ITENAS. Kecintaan dan kemahirannya dalam dunia rancang bangun tidak lantas berhenti pada tataran pendidikan saja. Ia pun menuangkan segala ide dan kreativitasnya melalui bangunan-bangunan gedung ataupun rumah yang telah dibuatnya.
Salim Kartono mengawali karier sebagai salesman di sebuah perusahaan elektronik di Medan. Pada 1976, Salim Kartono hijrah ke Jakarta. Ia bekerja sebagai Assistant Marketing Manager di Telesonic Group, kemudian diteruskan di PT Wijaya Indonesia Plastic Industry sebagai direktur. Pada 1983, langkah emasnya dimulai.