Peluang Usaha Panduan Lengkap Mengelola Usaha di Rumah
Panduan Lengkap Mengelola Usaha di Rumah
Price:
Rp32.500 (harga yang berlaku di Pulau Jawa)
Judul : Panduan Lengkap Memulai & Mengelola Usaha di Rumah Penyusun : Lucia Priandarini Hlm. + Ukuran : x + 272 hlm. BW + FC; 15 x 23 cm Harga : Rp32.500,- ISBN : 979-799-047-8
Sinopsis :
Mulai saat ini Anda dapat menjalankan bisnis dari rumah, seperti membuka usaha penyewaan dan jual-beli, usaha kuliner, tempat pendidikan dan pelatihan, usaha jasa, serta usaha kerajinan tangan dan webstore. Dengan modal minimal—karena tak perlu menyewa tempat usaha, Anda bisa menciptakan sebuah usaha yang dapat memberi keuntungan maksimal. Buku ini berisi seluk-beluk mendirikan usaha di rumah. Mulai dari manajemen usaha sampai tip dan trik mengembangkan usaha rumahan.
Tip membeli buku : sebelum membeli buku, biasakan mencatat Judul, Pengarang, Penerbit, dan ingatlah sampulnya bagi Anda yang sudah menemukan review-nya baik di koran ataupun website. Lihatlah contoh buku yang telah terbuka plastiknya, dan simak daftar isi dan latar belakang penulisnya. Hal ini untuk memastikan Anda tidak membeli kucing dalam karung.
Strategi dan Kiat Sukses
Judul : Awas! Jangan Sampai Modar di Pasar Modal Penulis : Budi Purnomo & Maxi A. Perajaka Ukuran : 11,5 x 19 cm Tebal : 124 halaman Kategori : Nonfiksi—bisnis Harga : Rp23.000,-
Sinopsis: Inilah asyiknya bermain saham: cukup telepon atau browsing di internet, menunggu santai di rumah, dan keuntungan pun akan datang dengan sendirinya. Walaupun begitu, berinvestasi dalam bentuk saham—seperti jenis investasi lainnya—tak luput dari risiko.
Salim Kartono mengawali karier sebagai salesman di sebuah perusahaan elektronik di Medan. Pada 1976, Salim Kartono hijrah ke Jakarta. Ia bekerja sebagai Assistant Marketing Manager di Telesonic Group, kemudian diteruskan di PT Wijaya Indonesia Plastic Industry sebagai direktur. Pada 1983, langkah emasnya dimulai.
Benny G. Setiono, dilahirkan di Desa Ceracas, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan Jawa Barat pada 31 Oktober 1943. Pada 1947, rumahnya dibakar oleh gerombolan yang menamakan diri sebagai laskar rakyat dan kakeknya menjadi korban pembunuhan laskar Hisbullah.