Price:
Rp96.000 (harga yang berlaku di Pulau Jawa)
Judul : Teknik Kreatif Sulaman Payet Penulis : Rosita Jaafar Hlm. + Ukuran : iv + 214 hlm. FC; 18 x 24 cm Harga : Rp 96.000,- ISBN : 979-757-180-7 Sinopsis :
Buku ini akan memberikan pada Anda berbagai teknik sulaman payet yang indah dan penuh dengan kreativitas. Teknik Kreatif Sulaman Payet tidak hanya menampilkan teknik dasar sulaman manik dan payet, tetapi juga memaparkan berbagai rancangan sulaman, mulai dari yang klasik, modern, sampai yang kontemporer. Tidak perlu khawatir bahwa Anda tidak bisa mempraktikkan berbagai teknik sulaman dalam buku ini karena setiap pola dan tahapan cara menyulam akan ditampilkan dalam foto-foto ilustrasi yang jelas dan mendetail. Dengan buku ini, Anda tidak perlu lagi bingung saat merancang hiasan untuk kebaya, baju kurung, atau pakaian pesta Anda.
Tip membeli buku : sebelum membeli buku, biasakan mencatat Judul, Pengarang, Penerbit, dan ingatlah sampulnya bagi Anda yang sudah menemukan review-nya baik di koran ataupun website. Lihatlah contoh buku yang telah terbuka plastiknya, dan simak daftar isi dan latar belakang penulisnya. Hal ini untuk memastikan Anda tidak membeli kucing dalam karung.
Buku Pintar Membangun Rumah
Penulis: Yusep Arif Kamaludin Jumlah halaman: vi + 148 hlm Ukuran: 17.5 x 24 cm Tahun terbit: 2008 Penerbit: Transmedia Pustaka ISBN: 979-799-067-2
Berbekal gelar D3 Teknik Sipil Universitas Katholik Parahyangan Bandung, Yusep Arif R. Kamaludin kemudian melanjutkan jenjang pendidikannya ke program S1 Teknik Arsitektur ITENAS. Kecintaan dan kemahirannya dalam dunia rancang bangun tidak lantas berhenti pada tataran pendidikan saja. Ia pun menuangkan segala ide dan kreativitasnya melalui bangunan-bangunan gedung ataupun rumah yang telah dibuatnya.
Salim Kartono mengawali karier sebagai salesman di sebuah perusahaan elektronik di Medan. Pada 1976, Salim Kartono hijrah ke Jakarta. Ia bekerja sebagai Assistant Marketing Manager di Telesonic Group, kemudian diteruskan di PT Wijaya Indonesia Plastic Industry sebagai direktur. Pada 1983, langkah emasnya dimulai.