Price:
Rp56.500 (harga yang berlaku di Pulau Jawa)
Judul Setan Angka (Der Zahlenteufel/The Number Devil) Penulis Hans Magnus Enzenberger Penyunting AS Laksana Harga Rp 56,500 Tebal 276 BW + FC Ukuran 15 x 23 Cm ISBN 979-757-181-5
Matematika adalah bencana, mimpi buruk, dan sesuatu yang membuat hidup tak tenang. Robert—anak berumur 12 tahun—adalah salah satu contoh orang yang merasakan hidup di tengah “teror” matematika. Ia membenci guru matematikanya karena telah memberi soal-soal dungu dan tak mengizinkannya menggunakan kalkulator. Suatu hari, ia bertemu dengan setan angka dalam mimpinya. Sejak itu, setan angka menjadi pengunjung tetap mimpi Robert dan mengajarkannya tentang betapa mudahnya matematika.
Inilah buku bagi semua orang yang memiliki fobia terhadap matematika. Hans Magnus Enzensberger—sang penulis, akan menuntun tiap pembaca untuk menemukan rahasia-rahasia mencengangkan tentang matematika tanpa harus mengutak-atik satu pun soal matematika.
Tip membeli buku : sebelum membeli buku, biasakan mencatat Judul, Pengarang, Penerbit, dan ingatlah sampulnya bagi Anda yang sudah menemukan review-nya baik di koran ataupun website. Lihatlah contoh buku yang telah terbuka plastiknya, dan simak daftar isi dan latar belakang penulisnya. Hal ini untuk memastikan Anda tidak membeli kucing dalam karung.
Buku Pintar Membangun Rumah
Penulis: Yusep Arif Kamaludin Jumlah halaman: vi + 148 hlm Ukuran: 17.5 x 24 cm Tahun terbit: 2008 Penerbit: Transmedia Pustaka ISBN: 979-799-067-2
Berbekal gelar D3 Teknik Sipil Universitas Katholik Parahyangan Bandung, Yusep Arif R. Kamaludin kemudian melanjutkan jenjang pendidikannya ke program S1 Teknik Arsitektur ITENAS. Kecintaan dan kemahirannya dalam dunia rancang bangun tidak lantas berhenti pada tataran pendidikan saja. Ia pun menuangkan segala ide dan kreativitasnya melalui bangunan-bangunan gedung ataupun rumah yang telah dibuatnya.
Salim Kartono mengawali karier sebagai salesman di sebuah perusahaan elektronik di Medan. Pada 1976, Salim Kartono hijrah ke Jakarta. Ia bekerja sebagai Assistant Marketing Manager di Telesonic Group, kemudian diteruskan di PT Wijaya Indonesia Plastic Industry sebagai direktur. Pada 1983, langkah emasnya dimulai.