Price:
Rp48.000 (harga yang berlaku di Pulau Jawa)
Judul : Birth Right Penulis : Susan Ross Tebal : 334 BW hlm Ukuran : 15 x 23 Cm ISBN : 979-799-016-8 Harga : Rp 48.000
Sinopsis:
Lewat Birth Right, Susan Ross memberikan penjelasan atas berbagai pertanyaan yang wanita hamil perlu tahu sebelum kelahiran bayi mereka, berdasarkan hasil studi dari para orangtua, bidan, dan ahli kandungan dari rumah sakit, serta pusat persalinan dan homebirth. Birth Right juga memaparkan berbagai nasihat bagaimana berhadapan dengan dokter, asuransi kesehatan, rumah sakit, dan anggota keluarga, sehingga wanita hamil dapat menjalani kehamilan, persalinan, dan kelahiran yang menyenangkan dan sehat. Birth Right sangat cocok untuk ibu yang baru hamil untuk pertama kalinya atau bahkan berencana untuk hamil kedua atau ketiga kalinya.
Tip membeli buku : sebelum membeli buku, biasakan mencatat Judul, Pengarang, Penerbit, dan ingatlah sampulnya bagi Anda yang sudah menemukan review-nya baik di koran ataupun website. Lihatlah contoh buku yang telah terbuka plastiknya, dan simak daftar isi dan latar belakang penulisnya. Hal ini untuk memastikan Anda tidak membeli kucing dalam karung.
Strategi dan Kiat Sukses
Judul : Awas! Jangan Sampai Modar di Pasar Modal Penulis : Budi Purnomo & Maxi A. Perajaka Ukuran : 11,5 x 19 cm Tebal : 124 halaman Kategori : Nonfiksi—bisnis Harga : Rp23.000,-
Sinopsis: Inilah asyiknya bermain saham: cukup telepon atau browsing di internet, menunggu santai di rumah, dan keuntungan pun akan datang dengan sendirinya. Walaupun begitu, berinvestasi dalam bentuk saham—seperti jenis investasi lainnya—tak luput dari risiko.
Berbekal gelar D3 Teknik Sipil Universitas Katholik Parahyangan Bandung, Yusep Arif R. Kamaludin kemudian melanjutkan jenjang pendidikannya ke program S1 Teknik Arsitektur ITENAS. Kecintaan dan kemahirannya dalam dunia rancang bangun tidak lantas berhenti pada tataran pendidikan saja. Ia pun menuangkan segala ide dan kreativitasnya melalui bangunan-bangunan gedung ataupun rumah yang telah dibuatnya.
Salim Kartono mengawali karier sebagai salesman di sebuah perusahaan elektronik di Medan. Pada 1976, Salim Kartono hijrah ke Jakarta. Ia bekerja sebagai Assistant Marketing Manager di Telesonic Group, kemudian diteruskan di PT Wijaya Indonesia Plastic Industry sebagai direktur. Pada 1983, langkah emasnya dimulai.