Peluang Usaha Tip dan Trik Usaha Ponsel dan Aksesorinya
Tip dan Trik Usaha Ponsel dan Aksesorinya
Price:
Rp35.000 (harga yang berlaku di Pulau Jawa)
Judul : Tip dan Trik Usaha Ponsel dan Aksesorinya Penyusun : Endah Tri Utami ISBN : 979 799 060 Ukuran : 17,5 x 24 Cm Tebal : vi + 128 hlm Harga : Rp35000,-
" Jangan ngaku kren, kalau belum punya ponsel." Kalimat ini sangat cocok untuk menggambarkan betapa ponsel telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari gaya hidup masyarakat. Oleh karena itu, semua yang berkaitan dengan ponsel selalu menjadi lahan bisnis yang sangat menguntungkan. Anda bisa membuka toko ponsel dan aksesorinya. Anda bisa membuka toko ponsel dan aksesorinya, kios pulsa, atau bengkel reparasi ponsel.
Walau sangat menguntungkan, bisnis telekomunikasi ini tidak membutuhkan modal yang besar. Bahkan, jika tak memiliki tempat usaha, Anda bisa melakukannya secara online melalui internet atau hanya dengan telepon dan SMS.
Dalam buku ini, Anda akan mendapatkan panduan lengkap bagaimana memulai dan mengembangkan usaha hingga bisa memperoleh keuntungan optimal. Selain itu, profil usaha dari beberapa pebisnis telekomunikasi diharapkan bisa memberi Anda inspirasi.
Tip membeli buku : sebelum membeli buku, biasakan mencatat Judul, Pengarang, Penerbit, dan ingatlah sampulnya bagi Anda yang sudah menemukan review-nya baik di koran ataupun website. Lihatlah contoh buku yang telah terbuka plastiknya, dan simak daftar isi dan latar belakang penulisnya. Hal ini untuk memastikan Anda tidak membeli kucing dalam karung.
Buku Pintar Membangun Rumah
Penulis: Yusep Arif Kamaludin Jumlah halaman: vi + 148 hlm Ukuran: 17.5 x 24 cm Tahun terbit: 2008 Penerbit: Transmedia Pustaka ISBN: 979-799-067-2
Berbekal gelar D3 Teknik Sipil Universitas Katholik Parahyangan Bandung, Yusep Arif R. Kamaludin kemudian melanjutkan jenjang pendidikannya ke program S1 Teknik Arsitektur ITENAS. Kecintaan dan kemahirannya dalam dunia rancang bangun tidak lantas berhenti pada tataran pendidikan saja. Ia pun menuangkan segala ide dan kreativitasnya melalui bangunan-bangunan gedung ataupun rumah yang telah dibuatnya.
Salim Kartono mengawali karier sebagai salesman di sebuah perusahaan elektronik di Medan. Pada 1976, Salim Kartono hijrah ke Jakarta. Ia bekerja sebagai Assistant Marketing Manager di Telesonic Group, kemudian diteruskan di PT Wijaya Indonesia Plastic Industry sebagai direktur. Pada 1983, langkah emasnya dimulai.